Kulihat sorot cahaya itu
Cahaya penuh duka
Temaram diterpa angin
Tergambar jelas bahwa hidup tak mudah bagimu
Masih jelas bayangan akan masa lalu suram
Penuh duri dan nak
Bayang tentang masa depan tak menjanjikan
Kulihat hembusan nafas itu
pelan kau tertawakan diri sendiri
kerut hiasi wajahku
tak mengerti mengapa kau begitu
mungkin saat ini
kau sedang berteriak dalam hati
Oohhh.. sang pemilik jiwa
begitu manis hidup ini hingga tak maampu kutangisi lagi
lukapun tak terasa pedih
Kau tahu? katamu
kutahan semua beban sebanyak-banyaknya
kuikat rangkaian-rangkaian mawar berduri, kubiarkan diriku
tertusuk dalam
darahpun tak mengalir lagi
tak bisa kubayangkan bagaimana sakitnya dirimu
selama ini
tapi seolah-olah bebanmu telah berpindah padaku
aku merasa ingin sekali menjabat tanganmu
mengalirkan semangat dan berkata
"tak apa-apa, ini hanya sementara,
kau bisa mengandalkanku, aku bisa selalu ada bersamamu,
asal kau percaya padaku'
yaah benar asal kau percaya padaku,
akupun akan berikan kepercayaan padamu
tak sedikitpun aku akan berkhianat,
memikirkannya pun tidak
Darahpun tak mengalir lagi
Reviewed by Ica Dorami
on
August 10, 2013
Rating:

No comments: