Ia yang pedas sekali bicara..
Ia yang mengingatkan kita dengan perkataan yang begitu menyakitkan
kdang bukannya tak perduli.. tapi sungguh karena perduli
Ia yang kita benci dengan tingkahnya yang menyebalkan
Suatu harinanti, akan kita rindu
mana ada dunia sekarang yang cerewet
hanya ibu kita yang benar cerewet dan Ibu kita yang benar dalam menyangi
Cinta kadang begitu, tapi hati ini terkadang membusuk
bicaralah ssampai berbusa, sampaid dengar kau akan tau maknanya
Entah hilang kemana hati saat ini
Ia pergi tanpa semangat...
Ia yang mengingatkan kita dengan perkataan yang begitu menyakitkan
kdang bukannya tak perduli.. tapi sungguh karena perduli
Ia yang kita benci dengan tingkahnya yang menyebalkan
Suatu harinanti, akan kita rindu
mana ada dunia sekarang yang cerewet
hanya ibu kita yang benar cerewet dan Ibu kita yang benar dalam menyangi
Cinta kadang begitu, tapi hati ini terkadang membusuk
bicaralah ssampai berbusa, sampaid dengar kau akan tau maknanya
Entah hilang kemana hati saat ini
Ia pergi tanpa semangat...

No comments: