Saudara ku di Alepo..
maaf.. maafkan saya
tanpa bisa berbuat apa-apa
terhadap siksa jiwa raga yang kalian terima
sungguh maafkan saya, saudara-saudaraku
aku tak mampu berkata-kata
kami hanya sibuk dengan dunia
dan kau disana berduka tiada bandingnya.
saudaraku tercinta.. hanya do'aku
semoga syurga bagimu tanpa hisab
semoga Allah membalas mereka dengan ketakutan
yang begitu dahsyat.
saudaraku.. hanya do'a sepertiga malam yang bisa kusampaikan
maaf iman ini hanya setipis kertas
kulihat lewat video dan gambar-gambar yg mengabarkan kalian disana, sungguh hati teriris tapi aku hanya berdiam saja.
Bila Allah bertanya, padamu..
katakanlah..aku memang berdosa..
aku akui.. aku tak berdaya
dan banyak alasan..
aku tahu mungkin Allah marah padaku
entah bagaimana membujuk-Nya
tapi sungguh aku mencintai kalian
ahh sudahlah, kalian mungkin tak percaya
karena tak ada aksi nyata.
terlihat seperti gombal saja
maafkan aku saudara-saudaraku..
mungkin hanya do'a yqng bisa kuucapkan dengan lirih
taukah kau, saudar-saudaraku
negeri kami juga sepertimu..
mungkin kalian lebih beruntung, karena akidah disana masih satu dalam raga.
Al-Qur'an di jiwa, tersatu dalam sikap dan taqwa
aku tahu kawan, kaliam pasti sudah mendengarnya
kami berkumpul dengan ramainya
memberi tahu dunia, bahwa kami adalah singa
nyatanya hanya anjing yang menggonggong
dan nyatanyalah hanya buih di lautan
tak punya keberanian seperti kalian, saudaraku
tak pernah pergi walau jiwa raga harus berpisah
mempertahankan rumah, harta benda dan agama
itu karena cinta kalian pada yang Maha Esa..
dan disini aku malu menatap kalian dari kejauhan
ohh Allah..
jangan siksa kami atas tak kepedulian kami.
kelak.. jangan berpaling dari kami..
ampunkan kami..
Lindungi sauadara-saudaraku disana
jauh disana, sampaikan salam cinta kami
dari Indonesia..
aku mungkin tak bisa berbuat apa-apa
tapi setidaknya aku ingin seperti semut
yang membawakan air untuk memadamkan api yang membakar tubuh Nabi-Mu Ibrahim A.S..
mengatakan bahwa aku berpihak dimana dan hanya bisa menunjukan rasa tentang betapa kecewanya hati ini.
saudaramu, Ica di Indonesia.
Baturaja, 15 desember 2016
maaf.. maafkan saya
tanpa bisa berbuat apa-apa
terhadap siksa jiwa raga yang kalian terima
sungguh maafkan saya, saudara-saudaraku
aku tak mampu berkata-kata
kami hanya sibuk dengan dunia
dan kau disana berduka tiada bandingnya.
saudaraku tercinta.. hanya do'aku
semoga syurga bagimu tanpa hisab
semoga Allah membalas mereka dengan ketakutan
yang begitu dahsyat.
saudaraku.. hanya do'a sepertiga malam yang bisa kusampaikan
maaf iman ini hanya setipis kertas
kulihat lewat video dan gambar-gambar yg mengabarkan kalian disana, sungguh hati teriris tapi aku hanya berdiam saja.
Bila Allah bertanya, padamu..
katakanlah..aku memang berdosa..
aku akui.. aku tak berdaya
dan banyak alasan..
aku tahu mungkin Allah marah padaku
entah bagaimana membujuk-Nya
tapi sungguh aku mencintai kalian
ahh sudahlah, kalian mungkin tak percaya
karena tak ada aksi nyata.
terlihat seperti gombal saja
maafkan aku saudara-saudaraku..
mungkin hanya do'a yqng bisa kuucapkan dengan lirih
taukah kau, saudar-saudaraku
negeri kami juga sepertimu..
mungkin kalian lebih beruntung, karena akidah disana masih satu dalam raga.
Al-Qur'an di jiwa, tersatu dalam sikap dan taqwa
aku tahu kawan, kaliam pasti sudah mendengarnya
kami berkumpul dengan ramainya
memberi tahu dunia, bahwa kami adalah singa
nyatanya hanya anjing yang menggonggong
dan nyatanyalah hanya buih di lautan
tak punya keberanian seperti kalian, saudaraku
tak pernah pergi walau jiwa raga harus berpisah
mempertahankan rumah, harta benda dan agama
itu karena cinta kalian pada yang Maha Esa..
dan disini aku malu menatap kalian dari kejauhan
ohh Allah..
jangan siksa kami atas tak kepedulian kami.
kelak.. jangan berpaling dari kami..
ampunkan kami..
Lindungi sauadara-saudaraku disana
jauh disana, sampaikan salam cinta kami
dari Indonesia..
aku mungkin tak bisa berbuat apa-apa
tapi setidaknya aku ingin seperti semut
yang membawakan air untuk memadamkan api yang membakar tubuh Nabi-Mu Ibrahim A.S..
mengatakan bahwa aku berpihak dimana dan hanya bisa menunjukan rasa tentang betapa kecewanya hati ini.
saudaramu, Ica di Indonesia.
Baturaja, 15 desember 2016
.Maafkan saya saudara-saudaraku di Alepo
Reviewed by Ica Dorami
on
December 15, 2016
Rating:

No comments: